Radiasi

Foto untuk : Radiasi

1. APA ITU RADIASI ?

Radiasi berasal dari beragam sumber, ada yang alami dan ada yang buatan manusia. Radiasi alami berasal dari material radioaktif, seperti uranium, thorium, dan radon yang ditemukan di kerak bumi.

Radiasi buatan manusia berasal dari peralatan yang dibuat untuk menghasilkan radiasi seperti mesin X-ray dan CT-Scan. Radioisotop Plutonium juga termasuk buatan manusia.

Radiasi adalah energi, dalam bentuk partikel atau pancaran elektromagnetik, dilepaskan dari atom radioaktif. Jenis radiasi yang paling umum adalah radiasi partikel Alpha, partikel Beta, sinar Gamma dan X-ray. Radiasi memiliki energi untuk mengubah komposisi kimia dari sebuah benda.

Tubuh manusia tidak bisa mendeteksi adanya radiasi, namun peralatan tertentu dapat mendeteksi dan mengukur seberapa besarnya radiasi secara akurat.

2.APA RISIKO RADIASI TERHADAP KESEHATAN ?

Telah diketahui selama bertahun-tahun bahwa radiasi ion dalam dosis besar, lebih besar dari ambang batas normal, dapat menyebabkan kanker dan leukemia beberapa tahun setelah terpapar. Dalam sebuah eksperimen pada tanaman dan tumbuhan, dapat menyebabkan mutasi genetik yang memengaruhi keturunan di masa depan, meskipun belum ditemukan bukti secara masif adanya mutasi genetik akibat radiasi pada manusia. Pada level yang sangat tinggi, radiasi dapat menyebabkan sakit dan kematian hanya dalam beberapa minggu terpapar.

Tingkat kerusakan yang disebabkan oleh radiasi tergantung dari banyak faktor, yaitu dosis, dosis rata-rata, tipe radiasi, bagian tubuh yang terpapar, usia, dan kondisi kesehatan. Embrio termasuk janin manusia sangat sensitif terhadap kerusakan radiasi.

 

Dosis paparan yang tinggi yang terakumulasi mungkin menyebabkan kanker yang hanya bisa diketahui beberapa, hinggadua puluh tahun setelah paparan radiasi. Radiasi adalah karsinogen yang lemah, namun paparan yang signifikan jelas meningkatkan risiko kesehatan.

Puluhan ribu orang di negara maju bekerja di lingkungan medis dan industri dimana mereka mungkin terkena radiasi di atas ambang batas normal. Mereka menggunakan pelindung saat bekerja, dan paparan radiasi atas mereka dipantau dengan cermat. Catatan menunjukkan bahwa mereka terbebas dari risiko kanker.

 

3. BAGAIMANA RADIASI DIUKUR ?

Ada dua sistem ukuran untuk radiasi, Amerika dan Internasional. Amerika menggunakan satuan “rad” dan “rem”, sedangkan negara lain menggunakan “gray” dan “sievert”.

Table Konversi

1 gray (Gy)

100 rad

1 milligray (mGy)

100 millirad (mrad)

1 sievert (Sv)

100 rem

1 millisievert (mSv)

100 millirem (mrem)

1 rad

10 milligray (mGy)

1 millirad (mrad)

10 microgray (uGy)

1 rem

10 millisievert (mSv)

1 millirem (mrem)

10 microsievert (uSv)

Rad dan gray digunakan untuk mendeskripsikan jumlah atau dosis energi yang diserap oleh manusia atau binatang.

Rem dan sievert digunakan ketika membicarakan seberapa besar kerusakan yang dosis radiasi lakukan terhadap tubuh.

Tipe radiasi yang berbeda memengaruhi tubuh secara berbeda pula, jadi jumlah yang sama, yang diukur dalam rad atau gray, akan memiliki nilai yang berbeda dalam rem dan sievert tergantung pada sumbernya.

 

4. BERAPA BESAR DOSIS RADIASI YANG DIANGGAP AMAN ?

Dampak biologis radiasi dipengaruhi oleh banyak faktor. Bagaimanapun, batas dosis radiasi telah ditetapkan untuk para pekerja di industri nuklir Amerika yang ditujukan untuk meminimalkan risiko yang dihubungkan dengan paparan radiasi. Radiasi terhadap para pekerja di Amerika diijinkan menerima hingga 5.000 mrem (50 mSv) per tahun.

5. APAKAH PAPARAN RADIASI ITU ?

Paparan radiasi terjadi ketika seseorang berhubungan dengan bahan radioaktif. Manusia secara alami terkena sejumlah kecil radiasi setiap hari. Bahkan, beberapa makanan dan barang rumah tangga, seperti detektor asap, mengandung radioaktif.

6. APAKAH KONTAMINASI RADIOAKTIF ITU ?

Seseorang menjadi terkontaminasi ketika mereka memiliki materi radioaktif pada diri atau di dalam dirinya. Kontaminasi eksternal adalah pada kulit atau pakaian. Kontaminasi internal adalah saat masuk dalam pernafasan kita, menelannya, atau masuk ke dalam tubuh kita.

7. APA PERBEDAAN ANTARA PAPARAN RADIASI DAN KONTAMINASI RADIOAKTIF ?

Saat seseorang terpapar radiasi, tidak ada materi radioaktiff yang berpindah, contohnya, radiasi X-ray. Sedangkan, saat seseorang terkontaminasi materi radioaktif, mereka membawa materi itu kemana saja, sampai mereka didekontaminasi.

8. KAPAN ORANG BUTUH DIRAWAT AKIBAT PAPARAN RADIASI ATAU KONTAMINASI ?

Jika seseorang secara tidak sengaja terpapar oleh radiasi, mereka harus mendapat saran medis untuk menentukan apakah memerlukan perawatan. Berdasarkan tipe radiasi, situasi, gejala-gejala yang dialami, berapa lama terpapar. Seorang dokter yang didampingi oleh ahli radiasi akan memberikan penanganan lanjut.

9. PERLINDUNGAN TERHADAP RADIASI

Karena paparan radiasi membawa risiko, haruskah kita menghindarinya? Bahkan jika kita ingin menghindarinya mungkin sulit. Radiasi selalu ada dalam lingkungan dan tubuh kita. Bagaimanapun, kita bisa meminimalkan paparan radiasi yang tidak semestinya diterima sampai kepada ambang batas normal manusia. Radiasi mudah dideteksi oleh peralatan pendeteksi. Ada cara untuk melindungi diri dari sumber radiasi :

Batasi Waktu : Bagi orang yang terpapar radiasi berhubungan dengan pekerjaannya, dosisnya diperkecil dan risiko sakit bisa dieliminasi dengan membatasi waktu paparan.

Jarak : Sebagaimana panas dari sebuah api akan berkurang saat kita makin menjauhi apinya, demikian pula intensitas radiasi juga berkurang karena menjauhi sumbernya

Pelindung : Lead/Plumbum/Timah Hitam/Timbal, beton, atau air akan memberikan perlindungan yang baik dari penetrasi radiasi seperti sinar gamma atau X-ray. Itu sebabnya materi radioaktif sering disimpan atau ditangani di bawah air atau ruangan dengan konstruksi beton tebal yang dilapisi Timah Hitam/Timbal.

IKlan 3
Iklan Sidebar Kanan
Iklan Sidebar Kiri